Geger Boikot Produk Israel, Berikut List Produk Teknologi Mendukung Israel

- Penulis

Rabu, 13 Maret 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geger Boikot Produk Israel, Berikut List Produk Teknologi Mendukung Israel

Geger Boikot Produk Israel, Berikut List Produk Teknologi Mendukung Israel

Redaksiku.com – Ramai Aksi boikot produk Israel kian memuncak, terlebih sesudah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Palestina.

Geger Boikot Produk Israel, Berikut List Produk Teknologi Mendukung Israel
Geger Boikot Produk Israel, Berikut List Produk Teknologi Mendukung Israel

Dalam peringatan ini tertuang apabila menyokong kerja keras otonomi Palestina sehubungan gempuran Israel ketetapannya harus. kebalikannya, menyokong Israel serta menyokong produk yang panggul Israel ketetapannya liar.

peringatan hangat dari MUI itu dikeluarkan menyusul gempuran bombardir tanpa henti yang dilancarkan Israel di pelang Gaza. tentang ini mendapatkan kecaman di semua bumi.

reputasi aksi Boikot, Divestasi, serta penalti (BDS) serta kian memuncak tidak hanya di Indonesia, namun di separuh negeri lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BDS ialah aksi boikot (protes) dari pengguna untuk memastikan para pemain perdagangan di semua bumi guna menyudahi menjual produk asal Israel.

BDS bermaksud guna memberikan desakan ekonomi terhadap Israel biar memberikan hak setimpal terhadap Palestina.

kebanyakan, aksi BDS meliputi kongsi yang menyertakan pemukiman gelap, menguras asal muasal energi alam dari tanah Palestina, serta mengenakan masyarakat Palestina selaku energi fungsi hemat.

selanjutnya produk-produk teknologi kepunyaan Israel yang diboikot via aksi BDS :

1. Waze

Layanan atlas digital ini banyak dikenakan oleh pemakai mendunia. Aplikasi itu mengenakan data real time dari pemakai, berlanjut hendak memberikan jalan terbaik dengan mengukur serupa musibah atau macet.

perseroan itu  oleh Uri Levine, Ehud Shabtai serta Amir Shinar pada 2008. kurang lebih 2013, kongsi dibeli oleh Google dengan harga US$1,1 milyard.

2. HP

Menurut BDS Movement, perikhtiaran-kongsi merk HP sediakan serta mengaplikasikan teknologi yang dikenakan oleh Israel guna memelihara sistem apartheid, pendudukan, serta penjajahan pemukiman di sehubungan masyarakat Palestina.

“kecuali sediakan layanan serta teknologi terhadap bala serta polisi Israel yang memelihara pendudukan gelap Israel serta blokade Gaza, HP serta sediakan Itanium servers khusus terhadap daulat populasi serta Imigrasi Israel guna sistem Aviv mereka,” tulis BDS Movement.

Baca Juga:  Soroti Kasus Pesta Seks Sesama Jenis di Jakarta, DPR RI Desak Polri Segera Beri Sanksi Tegas untuk Pelaku

3. Siemens

Siemens diklaim ikut serta dalam usaha pembangunan EuroAsia Interconnector di kawasan tinggal gelap Israel di pinggir Barat.

EuroAsia Interconnector ini rencananya hendak merangkaikan jaringan listrik Israel dengan Eropa.

diinformasikan, pemukiman gelap di tanah Palestina hendak dicuri guna memperoleh guna dari perdagangan listrik antara Israel serta Uni Eropa yang dibuahi dari gas fosil.

4. Tailor Brands

Didirikan pada 2014, startup teknologi perdagangan itu memakai teknologi AI. kecuali itu, Tailor Brands serta sediakan logo serta blog yang dipersonalisasi dan guna membuat LLC.

perseroan ini  oleh Nadav Shatz, Tom Lahat, serta Yali Saar. Startup itu sudah mengamankan pensertaaan menyentuh US$70,6 juta dari penyandang dana serupa GoDaddy serta Pitango VC.

5. Helios

Helios  oleh Eli Cohen serta Ran Nozik. Mereka menciptakan perusahaan yang bisa membongkar kasus, memahami serta memeriksa semua layanan dan aplikasi.

Startup itu sudah memperoleh pensertaaan sebesar US$5 juta.

separuh penyandang dananya tercantum Entree Capital serta Amiti Ventures.

6. Firebolt

Startup ini berdiri pada 2019 serta  oleh Ariel Yaroshevich, Eldad Farkash, serta Saar Bitner. sepanjang ini, Firebolt sudah memperoleh pensertaaan US$26 juta serta Alkeon Capital jadi salah satu investornya.

selaku data, Firebolt sudah memajukan data cloud guna pemakai bisa mempermudah akses pada anggapan dan keahlian analisanya. kecuali itu, pemakai bisa menganalisa sub-second dan memakai teknologi komputasi dan penyimpanan yang dioptimalkan.

7. Jolt

Jolt berdiri pada tahun 2015 oleh Lior Frenkel, Nadav Leshem, Nitzan Cohen Arazi, dan Roei Deutsch. Pendanaan yang sudah diperoleh US$23,3 juta, dari investor tercantum Balderton Capital, Octopus Ventures, UpWest, dan Hillsven Capital.

separuh tamatan program dari startup ed-tech ini beroperasi di memburu, Netflix, Shopify, Facebook, dan Youtube.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku.com di Google News, klik di sini

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samsung Galaxy Tab S10 FE Series Resmi Meluncur: Tablet Canggih dengan Layar Lebar dan Fitur AI Terdepan
Ini Dia Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2025 yang Harus Kamu Tahu
Joget THR Viral di Lebaran 2025: Tren Seru atau Sekadar Ikut-Ikutan?
Bentrok Antarwarga Desa Masihulan Maluku Tengah Tewaskan 1 Anggota Polisi, Ini Kronologi Lengkapnya
RUU Sisdiknas Menuai Kontroversi! Perubahan Sertifikasi Guru dan PPG Dipertanyakan, Ini Tanggapan DPR
Polri Keluarkan Aturan Baru untuk Jurnalis Asing, Begini Cara Kerjanya di Indonesia
Dramatis! Seorang Ibu Hamil yang Akan Melahirkan Terjebak di Jalur One Way Puncak, Polisi Lakukan Pengawalan Cepat
Kakorlantas Polri Ungkap Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Begini Skenario Pengaturan Lalu Lintas yang Akan Diterapkan

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 17:19 WIB

Samsung Galaxy Tab S10 FE Series Resmi Meluncur: Tablet Canggih dengan Layar Lebar dan Fitur AI Terdepan

Jumat, 4 April 2025 - 17:05 WIB

Ini Dia Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2025 yang Harus Kamu Tahu

Jumat, 4 April 2025 - 17:01 WIB

Joget THR Viral di Lebaran 2025: Tren Seru atau Sekadar Ikut-Ikutan?

Jumat, 4 April 2025 - 08:42 WIB

Bentrok Antarwarga Desa Masihulan Maluku Tengah Tewaskan 1 Anggota Polisi, Ini Kronologi Lengkapnya

Kamis, 3 April 2025 - 22:19 WIB

RUU Sisdiknas Menuai Kontroversi! Perubahan Sertifikasi Guru dan PPG Dipertanyakan, Ini Tanggapan DPR

Berita Terbaru