Guru SMK Bhs Indo Berwajah Tampan Tewas Gantung Diri di Flyover Cimindi Bandung

- Penulis

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru SMK Bhs Indo Berwajah Tampan Tewas Gantung Diri di Flyover Cimindi Bandung

Guru SMK Bhs Indo Berwajah Tampan Tewas Gantung Diri di Flyover Cimindi Bandung

Redaksiku.com – Pengendara dan pengguna jalur di kira-kira Flyover Cimindi, Bandung digegerkan dengan terdapatnya sesosok pria yang tewas didalam posisi bergantung di jembatan layang, pada Jumat (28/6/2024) pagi.

Mayat laki-laki itu Mengenakan jaket hitam dan celana hitam. Ia diikat tali tambang di lehernya dengan kondisi mulut dan mata tertutup lakban.

Identitas pria yang gantung diri berikut dianggap guru SMK Sangkuring yang mengajar Bahasa Indonesia.

Identitas korban sebagai guru SMK Sangkuring mengajar Bahasa Indonesia kelas 10 ini disampaikan oleh akun Facebook @Ratu Sejagat, Jumat siang (28/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk kebenaran info yang disampaikan akun ini kudu penyelidikan polisi dan terhitung konfirmasi dari sekolah yang bersangkutan.

Guru SMK Bhs Indo Berwajah Tampan Tewas Gantung Diri di Flyover Cimindi Bandung
Guru SMK Bhs Indo Berwajah Tampan Tewas Gantung Diri di Flyover Cimindi Bandung

“Kasihan, guru di SMK Sangkuring ngajar Bahasa Indonesia kelas 10, bapaknya kerja di rumah sakit,” kata akun @Ratu Sejagat.

“Karena apa masalahnya? Dan kenapa bunuh dirinya, mata ditutup dan mulutnya (ditutup),” katanya lagi.

“Kalau kasus cewek, cinta, kok segitunya. Kan ganteng. Kalau kasus ekonomi bukannya cukup, ortunya di rumah sakit kerja, anaknya guru. Kejadian di jembatan layang Cimahi Cimindi,” beber @Ratu Sejagat

Sebelumnya, saat di konfirmasi wartawan, Jumat (28/6) Perwira Pengawas Polsek Andir, Iptu Ano Somarno mengatakan, identitas pria gantung diri di flyover Cimindi itu masih didalam penyelidikan mereka.

“Identitas didalami oleh Inafis Polrestabes Bandung,” katanya.

Tim Inafis Polrestabes Bandung belum membeberkan identitas yang bersangkutan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan gejala kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak tersedia isyarat kekerasan kelihatannya, kita masih penyelidikan,” jelasnya.

Jasad korban telah dibawa ke RS Sartika Asih karena bakal diautopsi lebih dulu.

Kepolisian terhitung belum dapat menegaskan tentang penyebab kematian pria yang mengenakan sweater abu kehitaman itu.

Baca Juga:  Pabrik Gula 2025: Film Horor Terbaru MD Pictures yang Siap Menghantui Layar Lebar

Sebelumnya sesosok pria yang tewas didalam posisi bergantung di jembatan layang atau flyover Cimindi Bandung, pada Jumat (28/6/2024) pagi, menggegerkan warga.

Mayat laki-laki itu Mengenakan jaket hitam dan celana hitam.

Ia diikat tali tambang di lehernya dengan kondisi mulut dan mata tertutup lakban.

Tubuhnya menggantung ke bawah flyover supaya nampak paham oleh penduduk yang melintas di bawahnya.

“Saya terima Info penduduk dari pagi segera meluncur ke TKP, tersedia orang dianggap gantung diri,” kata Pawas Polsek Andir Iptu Ano Somarno, Jumat dilansir dari akun Instagram @ayobandung_official, Jumat.

Menurutnya petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran, PMI, dan kepolisian telah berhasil mengevakuasi mayat tersebut.

Untuk penanganan lebih lanjut, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih.

Petugas perlu saat sampai 30 menit untuk mengevakuasi mayat yang menggantung di flyover Cimindi tersebut.

Polisi masih melaksanakan pendalaman untuk mengungkap identitas dari pria tersebut.

Pasalnya, polisi tidak mendapatkan dokumen berwujud KTP yang menunjukkan identitas dari pria itu.

“Identitas didalami oleh Inafis Polrestabes Bandung,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak mendapatkan gejala kekerasan di daerah tubuh dari pria tanpa identitas tersebut.

Kanit Resum Satreskrim Polres Cimahi Ipda Egi menyatakan dari lokasi perihal ditemukan gulungan lakban hitam dan juga secarik surat wasiat yang ditulis di atas potongan kertas karton.

Kertas itu bertuliskan ‘antarkan aku ke RS Imanuel, Orangtua aku kerja di sana’.

“Jadi sebenarnya tersedia sisa lakban yang menutup mata dan mulutnya. Ada surat wasiat terhitung minta diantarkan ke RS Imanuel. Untuk identitas terhitung nanti bakal dibuka di RS Sartika Asih, karena bakal diautopsi dulu,” ujar Egi.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samsung Galaxy Tab S10 FE Series Resmi Meluncur: Tablet Canggih dengan Layar Lebar dan Fitur AI Terdepan
Ini Dia Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2025 yang Harus Kamu Tahu
Joget THR Viral di Lebaran 2025: Tren Seru atau Sekadar Ikut-Ikutan?
Bentrok Antarwarga Desa Masihulan Maluku Tengah Tewaskan 1 Anggota Polisi, Ini Kronologi Lengkapnya
RUU Sisdiknas Menuai Kontroversi! Perubahan Sertifikasi Guru dan PPG Dipertanyakan, Ini Tanggapan DPR
Polri Keluarkan Aturan Baru untuk Jurnalis Asing, Begini Cara Kerjanya di Indonesia
Dramatis! Seorang Ibu Hamil yang Akan Melahirkan Terjebak di Jalur One Way Puncak, Polisi Lakukan Pengawalan Cepat
Kakorlantas Polri Ungkap Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Begini Skenario Pengaturan Lalu Lintas yang Akan Diterapkan

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 17:19 WIB

Samsung Galaxy Tab S10 FE Series Resmi Meluncur: Tablet Canggih dengan Layar Lebar dan Fitur AI Terdepan

Jumat, 4 April 2025 - 17:05 WIB

Ini Dia Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2025 yang Harus Kamu Tahu

Jumat, 4 April 2025 - 17:01 WIB

Joget THR Viral di Lebaran 2025: Tren Seru atau Sekadar Ikut-Ikutan?

Jumat, 4 April 2025 - 08:42 WIB

Bentrok Antarwarga Desa Masihulan Maluku Tengah Tewaskan 1 Anggota Polisi, Ini Kronologi Lengkapnya

Kamis, 3 April 2025 - 22:19 WIB

RUU Sisdiknas Menuai Kontroversi! Perubahan Sertifikasi Guru dan PPG Dipertanyakan, Ini Tanggapan DPR

Berita Terbaru