Diet keto adalah pendekatan diet yang tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat. Menu diet keto difokuskan pada penggunaan lemak sebagai sumber energi utama tubuh. Tujuannya adalah membuat tubuh beralih menjadi pembakar lemak, dan pendekatan diet ini telah digunakan sejak tahun 1960-an hingga sekarang. Asupan karbohidrat yang berlebihan dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam fungsi sel tubuh dan masalah kesehatan seperti obesitas, kolesterol tinggi, diabetes, kerusakan gigi, dan penyakit jantung. Beberapa orang salah kaprah dan berpikir bahwa lemak yang tinggi dalam makanan menyebabkan obesitas, padahal penyebab sebenarnya adalah karbohidrat yang diubah menjadi glukosa dengan bantuan enzim. Hasilnya, tubuh memasuki keadaan ketosis di mana lemak dibakar sebagai sumber energi.
Diet keto telah memicu berbagai kontroversi dan mitos, dan pendekatan ini memiliki pendukung dan penentang. Jika Anda tertarik untuk mencoba diet keto, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli medis terlebih dahulu untuk menilai kelayakan dan kondisi kesehatan Anda, serta untuk memastikan bahwa Anda tidak termasuk dalam kategori yang tidak cocok untuk diet ini.

Bagi pemula yang ingin mencoba program diet keto, prinsip utamanya adalah memilih makanan yang rendah karbohidrat, tinggi lemak sehat, dan mengandung cukup protein. Anda dapat memulai program diet secara bertahap dengan membatasi asupan karbohidrat hingga kurang dari 50 gram per hari, bahkan idealnya kurang dari 20 gram. Semakin sedikit karbohidrat yang dikonsumsi, semakin efektif tubuh Anda untuk mencapai ketosis, yaitu keadaan di mana tubuh menggunakan lemak sebagai sumber utama energi. Dalam perhitungan, menu diet keto seharusnya mengandung 75% lemak, 20% protein, dan hanya 5% karbohidrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk pemula, panduan sederhana adalah meningkatkan konsumsi makanan tinggi lemak, karena pengurangan karbohidrat membuat lemak menjadi sumber utama energi, didukung oleh protein. Penting juga untuk meningkatkan asupan air putih. Jika Anda ingin minuman yang memiliki rasa manis, hindari atau kurangi gula. Selain memperhatikan asupan makanan, meningkatkan aktivitas fisik juga penting untuk mempercepat proses pembakaran lemak. Olahraga dianjurkan untuk meningkatkan produksi keton dalam tubuh.
Untuk jenis makanan yang bisa dikonsumsi dalam diet keto, Anda dapat memasukkan daging, ikan berlemak seperti tuna dan salmon, telur yang mengandung omega-3, mentega, minyak kelapa, minyak zaitun, alpukat, krim, keju, kacang-kacangan, biji-bijian, dan masih banyak lagi.
Meskipun diet keto memiliki aturan yang ketat, melihat contoh makanan yang diperbolehkan akan memberikan gambaran tentang jenis menu yang dapat Anda coba saat menjalani diet keto.
Menu Diet Keto:
1. Sarapan:
- Telur orak-arik dimasak dengan mentega, disajikan dengan jus alpukat atau teh hijau. Alternatif lainnya adalah smoothie berbahan dasar almond.
2. Makan Siang:
- Daging, seperti dada ayam panggang, disajikan dengan sayuran hijau seperti selada, mentimun, dan tomat.
3. Makan Malam:
- Ikan salmon panggang disajikan bersama dengan sayuran, seperti selada, dan ditemani segelas air lemon. Alternatif lain adalah sup ikan dengan tomat, bawang bombay, daun bawang, dan perasan lemon.
Rekomendasi menu diet keto di atas dapat disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi individu, termasuk usia, berat badan, dan kondisi medis. Diet keto dapat memberikan hasil yang efektif jika diikuti dengan disiplin, namun sebaiknya berkonsultasilah dengan profesional kesehatan sebelum memulai program ini.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku.com di Google News, klik di sini