Redaksiku.com – Dunia balap motor nasional kembali berduka. Awhin Sanjaya, mantan pembalap binaan PT Astra Honda Motor, dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti ajang Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 yang digelar di Zabaq National Circuit, Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Minggu (14/12/2025).
Informasi yang diterima menyebutkan bahwa Awhin mengalami kecelakaan saat balapan berlangsung. Insiden tersebut terjadi di lintasan, dan berdampak fatal bagi pembalap kelahiran 22 Februari 1998 itu. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas motorsport Indonesia.
Kecelakaan Terjadi Saat Balapan Berlangsung
Berdasarkan keterangan yang beredar, Awhin Sanjaya terlibat kecelakaan serius saat mengikuti balapan Sumatera Cup Prix. Dalam insiden tersebut, helm yang dikenakannya dilaporkan terlepas, menandakan kerasnya benturan yang terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara Sumatera Cup Prix terkait kronologi lengkap kecelakaan maupun faktor penyebab wafatnya Awhin. Aparat dan penyelenggara masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut.
Pihak media memilih menunggu penjelasan resmi guna menghindari spekulasi, mengingat insiden ini menyangkut keselamatan dan nyawa seorang atlet.
Ucapan Duka dari Asia Road Racing Championship
Kabar meninggalnya Awhin Sanjaya turut mendapat perhatian dari komunitas balap internasional. Asia Road Racing Championship (ARRC) melalui akun Instagram resminya menyampaikan ungkapan belasungkawa.
Seluruh keluarga Asia Road Racing Championship sangat berduka atas meninggalnya pembalap kesayangan kami, Awhin Sanjaya, tulis akun tersebut.
Dalam pernyataan lanjutan, ARRC menggambarkan Awhin bukan hanya sebagai pesaing di lintasan, tetapi juga sosok yang dicintai di luar balapan.
Awhin bukan hanya pembalap yang kompetitif, tetapi juga pribadi yang dihormati dan ceria di paddock. Semangat, keterampilan, serta energi positifnya meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mengenalnya, lanjut unggahan tersebut.
ARRC juga menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga, rekan setim, serta seluruh komunitas balap Indonesia.
Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Awhin, sahabat-sahabatnya, timnya, dan seluruh komunitas motorsport Indonesia. Ia akan dikenang sebagai juara sejati dan inspirasi bagi banyak orang.
Jejak Karier Awhin Sanjaya di Dunia Balap
Awhin Sanjaya merupakan salah satu pembalap Indonesia yang meniti karier sejak usia muda dan dikenal konsisten di berbagai ajang nasional maupun regional. Namanya sempat lama menghiasi kelas AP250 di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC).
Puncak prestasinya di level internasional tercatat pada musim 2019, ketika ia berhasil meraih runner-up AP250 bersama Astra Honda Racing Team. Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pembalap profesional.
Selain berlaga di tingkat Asia, Awhin juga mengoleksi berbagai gelar di kompetisi nasional, menjadikannya salah satu pembalap yang disegani di lintasan Tanah Air.
Kembali Tampil di Musim 2025
Pada musim 2025, Awhin Sanjaya kembali aktif mengikuti sejumlah balapan. Ia sempat tampil di beberapa seri Underbone 150 (UB150) dalam rangkaian Asia Road Racing Championship.
Banyak pihak menilai tahun 2025 sebagai momentum kebangkitan bagi Awhin setelah melewati berbagai fase dalam karier balapnya. Namun, takdir berkata lain. Kepergiannya terjadi justru di tengah semangat dan harapan untuk kembali mencetak prestasi.
Kesaksian Jurnalis Motorsport: Sosok yang Rendah Hati
Duka juga datang dari kalangan jurnalis olahraga. Didit Luvo, jurnalis motorsport nasional, turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang sosok Awhin Sanjaya sebagai pribadi yang sederhana.
Awhin itu sosok yang kalem, pendiam, tapi selalu murah senyum. Dia pribadi sederhana yang meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mengenalnya, ujar Didit.
Menurutnya, prestasi Awhin di dunia balap sangat istimewa, terutama karena ia berhasil menembus level pabrikan dan kompetisi Asia.
Sebagai pembalap, Awhin punya catatan prestasi yang luar biasa. Banyak gelar nasional ia raih, dan ia juga dipercaya membela tim pabrikan di kelas AP250 ARRC, tambahnya.
Duka Mendalam Bagi Motorsport Indonesia
Kepergian Awhin Sanjaya menjadi kehilangan besar bagi dunia balap Indonesia. Ia bukan hanya atlet berprestasi, tetapi juga sosok inspiratif bagi pembalap muda yang tengah merintis karier.
Didit Luvo menambahkan bahwa tahun ini seharusnya menjadi awal baru bagi Awhin.
Tahun ini seharusnya menjadi momen kebangkitannya. Namun takdir berkata lain. Selamat jalan, pejuang lintasan. Namamu akan selalu hidup dalam kenangan balap Indonesia. Al-Fatihah, tutupnya.
Menanti Klarifikasi Resmi
Hingga saat ini, publik dan komunitas motorsport masih menunggu keterangan resmi dari pihak penyelenggara Sumatera Cup Prix terkait kronologi kecelakaan. Transparansi dan evaluasi keselamatan balap menjadi perhatian utama, mengingat keselamatan pembalap merupakan prioritas dalam setiap ajang motorsport.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






